Primbon Jawa Tentang Jodoh Lengkap Disertai Penangkal Atau Syaratnya

0
110
Primbon Jawa tentang Jodoh

Primbon Jawa Tentang Jodoh Lengkap – Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat siang para pembaca yang budiman. Pada kesempatan kali ini Admin akan membagikan sebuah ilmu, yang sudah sejak dulu di percaya dalam menentukan kecocokan jodoh. Ramalan primbon Jawa memang sudah menjadi suatu patokan sejak jaman nenek moyang Suku Jawa. Namun perlu di ingat bahwa ini tidak mutlak menentukan garis hidup manusia dalam membina suatu bahtera rumah tangga. Ingat, bahwa masih ada Allah SWT sang maha menentukan garis kehidupan manusia.

Menurut pandangan Admin pribadi, Petungan primbon jawa tentang jodoh ini memiliki makna bahwa dalam menjalani hidup kita wajib kita wajib berusaha untuk menjadi manusia yang lebih baik kedepannya. Terutama petungan primbon jodoh khas tanah jawa ini. Pesannya adalah para leluhur Tanah Jawa ingin mengajarkan kepada anak cucunya untuk memiliki kehati – hatian dalam menentukan kecocokan jodoh ini, agar di kemudian hari bisa menjadi pasangan yang bisa hidup tentram tanpa ada masalah yang berat.

Nah, untuk mempersingkat waktu Admin akan segera menunjukan bagaimana caranya menghitung primbon jawa tentang jodoh ini. Sengaja Admin berikan tabel – tabel yang lengkap yang akan Admin tunjukan di bawah, agar para pembaca bisa lebih mudah dalam memahami ramalan primbon jodoh ini.

Kita mulai dari jumlah hari dan pasaran jawa, atau yang sering di sebut Neptu. Dalam petungan primbon jawa tentang jodoh, Neptu ini sangat penting untuk di pahami. Simak Tabel di bawah ini dengan baik.

Tabel Neptu Hari dan Pasaran Jawa.

Tabel Hari dan Pasaran Jawa - Primbon jawa tentang jodoh

Nah untuk lebih mudahnya, Kita bisa lihat Tabel – Tabel selanjutnya.

Primbon Jawa Tentang Jodoh

Perhitungan Kecocokan Jodoh Dalam Primbon.

Hal ini perlu Admin sampaikan bahwa dalam pandangan orang Jawa terdahulu, di dalam primbon jawa ini nantinya akan menunjukan apakah kedua calon tersebut, jika bersatu akan mengalami kehidupan yang baik. Atau malah sebaliknya, jika menjadi suami istri akan menjalani kehidupan yang buruk. Karena yang di sebut jodoh dalam konteks yang kita bahas kali ini adalah jika Pasangan tersebut bersatu, maka akan salin melengkapi kekurangan satu sama lain, saling menutupi kelemahan masing – masing dan saling menambah kelebihannya.

Berdasarkan tabel – tabel di atas dapat kita tentukan kecocokan suatu pasangan, sebagai berikut :

Rumusnya sangat mudah sekali, yakni Neptu hari lahir dan pasaran masing masing di angkakan kemudian di jumlah.

Jumlah di bagi 10 (Sepuluh), Namun jika di bagi 10 sisanya lebih dari 7, maka kita akan menggunakan kemungkinan yang kedua, yakni hasil jumlah di bagi 7. Aturannya adalah hasil akhir tidak boleh melebihi angka 7.

Contoh :

Pasangan pria lahir pada Senin Pahing. Senin neptunya 4 dan Pahing neptunya 9, jika di jumlahkan hasilnya 13. Pasangan wanita lahir pada Kamis Kliwon. Kamis neptunya 8 dan Kliwon neptunya juga 8, maka jika di jumlahkan hasilnya 16. Jadi jumlah neptu dari pasangan ini adalah 13 + 16 = 29.

Kita bagi menggunakan kemungkinan yang pertama, yakni di bagi 10. Hasil 29 : 10 = 2, Sisanya 9. Karena sisanya masih lebih atau diatas angka 7, maka kita memakai kemungkinan yang kedua, yaitu kita bagi 7. 29 : 7 = 4, Sisanya 1. Nah, angka 1 ini yang akan menjadi kunci untuk nenentukan kecocokan dari si Senin Pahing dan Kamis Kliwon ini.

Baca Juga : Primpon Usaha Dagang, Cari Tahu Usaha Apa Yang Cocok Untuk Anda.

Jika sebuah neptu petungan primbon jawa tentang jodoh ini mendapati angka 1, maka di sebut Wasesa Segara. Artinya Sangat besar wibawanya, Berbudi bik dan Sabar. Maka dapat di simpulkan, nantinya jika si Senin Pahing dan Kamis Kliwon ini menikah akan menjalani kehidupan yang baik, penuh dengan Wibawa disegani banyak orang dan baik budinya.

Dibawah ini, Admin tuliskan makna atau arti dari sisa – sisa pembagian :

Jika sisa 1 artinya Wasesa Sagara: Besar wibawanya, Luas budinya, Sabar dan Pemaaf.

Sisa 2 artinya Tunggak Semi : Rejekinya melimpah.

Sisa 3 artinya Satriya Wibawa : Mendapat keluhuran dan kemuliaan.

Sisa 4 artinya Sumur Seneba : Banyak yang datang berguru.

Sisa 5 arrtinya Satriya Wirang : Mengalami duka cita dan memalukan.

Sisa 6 artinya Bumi Kapethak : Banyak mengalami kesedihantetapi tabah dan pekerja keras.

Sisa 7 artinya Lebu Katiyup Angin : Mengalami duka nestapa,tidak tercapai cita-cita dan keinginanya.

Pada praktek petungan primbon jodoh ini nantinya, apabila dari kita ada yang menemukan jumlah yang habis di bagi 7, misal 14,21,28 dan seterusnya, maka jumlah ini otomatis masuk kedalam kategori sisa 7.

Dalam 7 makna dari sisa – sisa pembagian yang admin sampaikan di atas, dapat kita lihat tidak semua memiliki makna yang baik. Untuk hal ini, Leluhur Jawa juga menyarankan beberapa ritual yang harus dilakukan. Hal ini dimaksudkan sebagai penawar atau syarat yang wajib dilakukan agar hal yang buruk tidak terjadi dalam kehidupan berumah tangga nanti.

Jumlah hari pasaran atau neptu setelah di bagi 10 atau 7, kemudian menyisakan angka 1,2,3 dan 4 maka termasuk dalam kategori Berjodoh. Namun untuk hasil di luar itu bisa di katakan kurang jodoh, maknanya yang kurang baik. Namun jika sudah mantap terhadap pasangan yang dipilihnya, kita disarankan untuk menyarati, agar kejadian buruk seperti yang di gambarkan tidak terjadi

Angka 5 (satriya wirang) : Syaratnya, sebelum pelaksanaan upacara perkawinan salah satu calon pengantin menyembelih ayam.

Angka 6 (bumi kapethak) : Syaratnya, sebelum menikah salah satu calon pengantin mendhem siti atau menanam tanah

Angka  7 (lebu katiyup angin) : Syaratnya, sebelum menikah salah satu calon pengantin menghambur-hamburkan tanah.

Demikianlah sedikit wawasan mengenai primbon jawa tentang jodoh, kecocokan jodoh atau primbon jodoh dari tanah jawa yang bisa saya sampaikan. Semua wawasan yang baru saja kita pelajari hanyalah suatu upaya manusia agar mampu memiliki kehidupan yang tentram dan bahagia. Namun tentunya kita juga tidak boleh melupakan bahwa segala sesuatu sudah di atur oleh Allah SWT. Mengenai hasil akhir kita kembalikan dan senantiasa pasrah kepada Allah SWT. Wassalam.

Artikel Menarik Lainnya :

117 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini