Penarikan Uang Gaib : Kisah Nyata Dari Pedalaman Kota Banten

0
56
penarikan uang gaib

Penarikan Uang Gaib – Berapa Minggu yang lalu saya berkunjung ke tempat seorang teman lama, yang sudah lama tak berjumpa. Kami berdua banyak sekali bercerita mengenai dunia spiritual, termasuk mengenai penarikan uang gaib. Sebelumnya memang teman saya telah bercerita tentang pesugihan putih dan sedikit menyinggung penarikan uang gaib ini.

Sebelum menulis dan menerbitkan artikel tentang penarikan uang gaib ini, Saya telah memohon ijin kepada Beliau. Karena saya menghormati Beliau dan almarhum Ayahnya. Sebenarnya beliau juga mendengar kisah nyata penarikan uang gaib ini, secara langsung dari almarhum ayahnya. Namun saya berfikir ini akan menjadi hal menarik yang patut di dengar oleh banyak orang di luaran sana.

Awal Kisah Penarikan Uang Gaib

Ayah teman saya ini, memang sudah sejak muda sangat teropsesi ingin menemukan harta karun peninggalan orang terdahulu, termasuk juga harta yang bersifat gaib. Sudah hampir 20 tahun sang ayah menghabiskan masa mudanya untuk mencari harta karun dan penarikan uang gaib ini.

Suatu kisah yang sangat berkesan bagi sang Ayah terkait penarikan uang gaib ini adalah ketika berhasil melihat dengan mata kepala sendiri. Bertumpuk uang koin emas dan berkarung karung emas batangan di sebuah goa besar di daerah Ujung Kulon, Banten.

Hal ini memang wajar teerjadi, pasalnya sang Ayah bersama 3 orang temannya telah menghabiskan waktu berbulan bulan, tenaga dan juga modal yang tentunya tidak sedikit. Pencarian dalam menemukan harta karun dan tempat penarikan uang gaib ini telah dilakukan dengan beragam ritual, mulai dari memberikan macam macam sesaji, bertapa dan mengorbankan beberapa ekor sapi.

Wangsit Dari Pertapaan Penarikan Uang Gaib

Singkat cerita, Setelah menuai beberapa rintangan dalam pertapaan, akhirnya sang Ayah beserta 3 temannya mendapatkan wahyu atau ilham di sebuah lembah yang gelap secara bersaman. Keempat orang tersebut dihampiri oleh mimpi yang sama. Yakni mereka bermimpi mendengar suara yang entah dari mana asalnya. Suara itu Berbunyi, Jika ingin harta dunia, mereka harus berjalan lurus sepanjang 10.000 langkah kearah barat, lurus tanpa memotong jalan.

Mendengar suara gaib tersebut sang Ayah beserta tiga temannya langsung bergegas menuju tempat penarikan uang gaib seperti yang di perintahkan. Meski terhalang oleh bukit dan tebing yang curam, mereka tetap berjalan lurus, tidak berani memotong jalan. Hingga Akhirnya Mereka menemukan sebuah mulut goa besar yang telah terselimuti oleh semak belukar.

uang bibit

 

Masuklah mereka kedalam goa tersebut. Namun setelah beberapa lama mencari, tak ada satupun dari mereka yang mendapatkan harta karun tersebut. Mereka beranggapan bahwa suara yang sebelumnya mereka dengar adalah sebuah bisikan jin yang berusaha mengganggu tapa brata mereka dalam penarikan uang gaib dan harta karun. Akan tetapi, setelah hendak memutuskan untuk kembali, salah seorang teman melihat lempengan emas Soekarno menempel di sisi dinding goa. Di ambillah dengan menarik paksa Emas tersebut,hingga tak disangka dinding tersebut runtuh. Dan membuka sebuah ruangan baru, yang sebelumnya belum pernah di jamah oleh orang lain.

Benar sekali, didalam ruangan yang baru saja terbuka oleh runtuhnya dinding goa tadi, tersimpan tumpukan koin emas dan berkarung karung lempengan emas yang tak terhingga jumlahnya. Kegembiraan menyelimuti keempat orang pemburu tempat penarikan uang gaib tersebut, terbayang betapa melimpahnya kekayaan yang akan didapatinya.


 Baca Juga :


Bisikan Gaib Kembali Terdengar Ditempat Penarikan Uang Gaib

Ditengah kegembiraan mereka karena telah menemukan tempat penarikan uang gaib, menemukan begitu banyak emas yang terserak. Terdengar kembali suara tanpa wujud dari sisi terdalam goa tersebut.

Ambillah sedikit banyak emas yang kalian lihat saat ini sesuka kalian, namun aku akan mengambil pula 3 orang di antara kalian yang aku pilih secara acak untuk menemani aku disini!” kata suara gaib itu dalam bahasa Banten Kuno.

Mendengar suara tersebut keempat pemburu tempat penarikan uang gaib tersebut mengurungkan niat untuk membawa secuil pun dari hasil temuan mereka. Mereka tidak ingin mengorbankan nyawa teman mereka. Dari pesan tersebut berarti bahwa hanya ada satu dari mereka yang akan menikmati kekayaan dari emas yang mereka temukan, sedangklan sisanya akan mati. Setelah berfikir keras, akhirnya mereka memutuskan untuk pamit dan keluar dari dalam goa tersebut. Di tengah jalan mereka tersadar bahwa didalam saku masing masing orang terdapat satu batang emas yang tadinya mereka temukan. Mereka beranggapan mungkin ini adalah sebuah cinderamata yang diberikan sebagai ganti pengorbanan yang selama ini mereka lakukan.

Setelah kejadian ini, Sang ayah dan tiga temannya bertaubat dan hidup layaknya orang biasa. Tak berani lagi melakukan penelusuran tempat penarikan uang gaib atau harta karun. Hal ini jelas sangat beresiko, menukar nyawa orang yang di cintai dengan kesenangan duniawi yang hanya sementara. Mereka tersadar, bahwa jika ingin mendapatkan kekayaan maka mereka harus bekerja dengan tekun.

Nah, demikianlah kisah tentang perburuan dan penarikan uang gaib dan harta gaib yang bersumber dari kisah nyata. Tentunya kisah ini terlalu singkat untuk menggambarkan situasi yang sebenarnya dialami oleh sang ayah dan teman-temannya. Akan tetapi, meski begitu kita tetap dapat mengambil pelajaran berharga dari kisah ini. Urungkan lah niat Anda untuk memburu harta hasil penarikan uang gaib yang belum pasti, terlebih bila harta itu bukan milik Anda. Karena akan banyak hal yang harus Anda korbankan untuknya. Semoga bermanfaat!

Video Kebenaran Penarikan Uang Gaib

Paling sering Dibaca :

220 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini